Selasa, 14 September 2010

TNI AU: Perakit Sukhoi Tewas Akibat Miras

VIVAnews - Kepolisian Makassar belum mengeluarkan hasil otopsi penyebab tewasnya tiga  warga negara Rusia yang tergabung dalam tim guarantee warranty (perakit) pesawat Sukhoi jenis SU 27 SKM di Makassar, Senin 13 September 2010.
Masih dalam penyelidikan, tapi berdasarkan hasil keterangan tim penerjemah, ketiganya diduga tewas setelah mengonsumsi minuman keras.
"Informasi yang kami peroleh dari tim penerjemah, mereka tewas setelah meminum-minuman keras," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Bambang Samoedro kepada VIVAnews, Selasa, 14 September 2010.
Kadispenau menambahkan, sebelum tewas, penerjemah sempat berbincang-bincang dengan korban bernama Victor Savanoc, bahwa korban sempat diberi minuman keras dari korban yang lebih dahulu meninggal bernama Alexander dan Voronig Sergei. Setelah itu, korban Victor mengaku badannya tidak enak, hingga akhirnya meninggal dunia.
Kendati demikian, Mabes TNI AU tidak ingin mengambil kesimpulan lebih jauh sebelum hasil otopsi rumah sakit menunjukan tanda-tanda penyebab tewasnya tiga perakit pesawat tempur sukhoi itu.
"Itu berdasarkan informasi dari tim penerjemah Rusia, kalau kami dari Mabes TNI AU belum mengambil kesimpulan, masih menunggu hasil otopsi," tuturnya.
Meski sudah ditangani Kepolisian Makassar, Mabes TNI terus berupaya berkoordinasi untuk mengetahui penyebab tewasnya tiga perakit pesawat Sukhoi dari Rusia itu. "Koordinasi sudah kita lakukan, guna mencari tahu penyebab insiden itu," katanya.
Seperti diketahui, ketiga tim warranty pesawat tempur yang tewas adalah Alexander dan Voronig Sergei yang meninggal Senin pagi. Sementara Victor Savanoc meninggal pukul 23.00 WIB, Makassar. Penyebab meninggalnya tiga teknisi ini masih misterius.
Saat meninggal, Alexander ditemukan di mess Lanud Hasanuddin, sedangkan Voronig meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Stella Maris, Jalan Penghibur, Makassar. Begitu juga Victor.
"Alexander lebih dulu ditemukan meninggal sekitar pukul 07:00 Wita (Senin pagi) di Mess Lanud," ungkap Marsma Agus Supriatna kepada VIVAnews, tadi malam.
Terkait dengan kasus meninggalnya tim Warranty Sukhoi ini, Marsma Agus Supriatna langsung berkoordinasi dengan Kedubes Rusia dan Mabes TNI AU di Jakarta. Termasuk meminta izin kepada perwakilan Negara Rusia tersebut untuk melakukan otopsi kepada kedua orang tersebut. (umi)

Tidak ada komentar: